Bidik Investor Properti, Crown Group Tawarkan Apartemen di Sidney

JawaPos.com – Pelemahan Rupiah yang kini menembus level Rp 15.000 per dolar Amerika Serikat (USD) tak menyurutkan pengembangan properti untuk menawarkan produk-produk properti di luar negeri kepada investor di dalam negeri.

Salah satunya dilakukan Crown Group yang membangun apartemen Mastery di Sidney Australia. Proyek ini berada di kawasa Waterloo, Sidney.

“Ada banyak keuntungan bagi investor yang menanam investasi di Negeri Kangguru, seperti ekonominya yang stabil,” ujar CEO Crown Grup, Iwan Sunito dalam keterangannya di Jakarta, Senin (22/10).

Menurutnya, Australia menjadi salah satu pilihan warga Indonesia untuk berinvestasi properti karena perekonimian yang stabil. Selain itu, tax Australia juga 11 persen, jauh lebih kompetitif dari negara lain yang sering jadi tempat orang Indonesia berinvestasi, seperti di Singapura.

Bukan itu saja. Menurut Iwan, pergerakan Dolar Australia lebih stabil ketimbang Dolar AS. Ia optimistis anjloknya nilai tukar Rupiah tak pengaruhi investasi properti di Australia. Alasannya, investasi ini merupakan keuntungan jangka panjang.

Apartemen premium di kawasan 48 O’Dea Avenue Waterloo ini, konstruksinya diharapkan selesai pada 2021.

(mys/JPC)

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Punya Potensi Besar, BTN Ajak Generasi Milenial Garap Sektor Properti

JawaPos.com – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mendorong generasi milenial terjun ke sektor properti. Pasalnya, sektor ini punya potensi yang cukup besar untuk dikembangkan karena tingginya kebutuhan sektor perumahan di Indonesia.

“Generasi milenial sangat dibutuhkan di industri properti karena mereka dapat memberikan inovasi baik produk, pemasaran maupun akses pembiayaan,” ujar Direktur Utama Bank BTN Maryono dalam paparannya saat membuka workshop bertajuk Property Entrepreneurship for Millenials Generation di Kampus Institut Pertanian Bogor (IPB), Jawa Barat, Sabtu (20/10).

Menurutnya, generasi milenial akan mendominasi 34 persen populasi masyarakat Indonesia pada 2020. Karena itu, kata Maryono, edukasi sangat penting dilakukan untuk kelompok ini agar mau terjun menggarap bisnis properti.

Hal ini seiring dengan maraknya pembangunan infrastruktur dan perkembangan transportasi massal yang menjangkau daerah pelosok hingga kota-kota besar di seluruh Indonesia.

Maryono optimistis, para generasi milenial berpotensi sukses bergelut di sektor properti di Indonesia karena prospeknya yang cemerlang.

Berdasarkan peringkat Top Cities for Real Estate Investment tahun 2018 dari PriceWaterhouse Coopers (PwC), Jakarta menempati urutan ke lima setelah Bangalore, Bangkok, Guangzhou dan Ho Chi Minh City.

“Artinya banyak investasi yang mengalir ke Jakarta, dan tidak menutup kemungkinan investasi itu masuk juga ke kota besar lainnya di Indonesia,” paparnya.

Apalagi, kebutuhan rumah masih besar, yakni sebesar 800.000 unit per tahun, sementara kapasitas pembangunan rumah para pengembang hanya sebesar 250.000 hingga 400.000 unit per tahun.

“Padahal jika investasi properti meningkat kebutuhan rumah masyarakat terpenuhi dan setidaknya 170 industri turunan lainnya ikut terdongkrak dan banyak lapangan pekerjaan berkembang yang pada akhirnya bisa mendorong pertumbuhan ekonomi,” urai Maryono.

Maryono menjelaskan, dalam bisnis properti terdapat sisi pasokan dan sisi permintaan yang keduanya harus diperhatikan. Karena itu, Bank BTN tidak hanya mengembangkan pembiayaan perumahan untuk menangkap permintaan konsumen (demand) namun juga memperhatikan sisi pasokan.

(ask/JPC)

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Gairahkan Perekonomian, Jajaki Penghapusan Pajak Rumah Mewah

JawaPos.com – Rencana pemerintah menghapus pajak pembelian rumah diyakini membawa dampak bagi pertumbuhan ekonomi. Sebelumnya, pemerintah mengungkapkan sedang mempertimbangkan penghapusan pajak penghasilan (PPh) pasal 22 dan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) pada pembelian rumah.

Pengamat perpajakan Yustinus Prastowo menyatakan, jika PPh 22 dan PPnBM pada transaksi jual beli rumah dihapus, harga rumah dapat ditekan. Selain itu, sektor properti akan tumbuh lebih pesat. ”Itu bisa mendorong pertumbuhan ekonomi. Sebab, sektor tersebut punya multiplier effect yang besar,” katanya kemarin (19/10).

Penjualan properti yang meningkat akan mendorong pertumbuhan sektor turunannya. Misalnya, industri semen, furnitur, bahkan serapan tenaga kerja akan meningkat. Pras -sapaan karib Yustinus Prastowo- menilai wacana penghapusan pajak itu adalah rencana yang baik. Sebab, pungutan dalam transaksi jual beli properti sudah banyak.

Selain PPh dan PPnBM, ada juga bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB), pajak pertambahan nilai (PPN), pajak bumi dan bangunan (PBB), serta sumber dari penerimaan negara bukan pajak (PNBP) ketika proses balik nama di Badan Pertanahan Nasional (BPN). Komponen-komponen tersebut sudah cukup banyak memberikan pemasukan buat negara.

Jika beberapa komponen dihilangkan atau diubah perhitungannya sehingga meringankan wajib pajak (WP), memang negara dapat kehilangan potensi penerimaan pajak. Namun, sebagai gantinya, penjualan properti akan membaik sehingga laju pertumbuhan ekonomi lebih cepat.

PPh pasal 22 sendiri saat ini dikenakan untuk pembelian rumah dengan harga di atas Rp 5 miliar. Selanjutnya, PPnBM dikenakan bagi rumah yang luas bangunannya minimal 350 meter persegi. Pungutan itu hanya dikenakan untuk penjualan rumah dari pengembang alias hanya untuk rumah baru di pasar primer.

Selanjutnya, pada penjualan rumah bekas atau di pasar sekunder, pajak-pajak tersebut tidak berlaku. Menurut Pras, sebaiknya pemerintah menaikkan threshold pengenaan PPh 22 dan PPnBM.

”Jadi, PPh yang tadinya dikenakan untuk rumah Rp 5 miliar ke atas bisa naik jadi ke harga Rp 10 miliar atau Rp 20 miliar. Selanjutnya, untuk PPnBM, dinaikkan threshold-nya dari 350 meter persegi menjadi 500 persegi,” urainya. Hal itu perlu dilakukan karena saat ini sudah terjadi pergeseran definisi mengenai harga dan luas rumah yang dianggap mewah oleh masyarakat.

Mengapa tak dihapus saja? Menurut Pras, hal tersebut menyangkut keadilan antara penjualan properti di pasar primer dan sekunder. PPh 22 dan PPnBM yang tidak ada di pasar primer membuat rumah mewah bekas lebih menarik bagi pembeli dari segi harga. Akibatnya, pengembang lebih sulit menjual rumah mewah baru.

”Di pasar sekunder memang tidak memungkinkan untuk dikenakan PPh 22 dan PPnBM. Tetapi juga, untuk keadilan dan menghindarkan dari pencucian uang dan penghindaran pajak, harus ada sistem yang menghubungkan data dari Kemenkum HAM ke Ditjen Pajak mengenai data pengerjaan jual beli rumah bekas yang dikerjakan notaris,” saran Pras.

Hal itu membuat Ditjen Pajak lebih mudah memantau harta WP yang didapat dari penjualan rumah bekas. Baik mengenai rumah yang dibeli pembeli, uang hasil jual rumah, maupun fee marketing rumah tersebut. PPnBM bagi rumah diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 35/PMK.010/2017. Selanjutnya, PPh 22 diatur dalam PMK Nomor 90/PMK.03/2015.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Suahasil Nazara menyatakan, pihaknya belum memutuskan kebijakan yang akan diambil. ”Apakah PPh atau PPnBM, seperti apa, masih belum tahu. Yang jelas, masih akan dilihat yang dampaknya lebih signifikan,” katanya. 

(rin/c22/oki)

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Hingga September 2018, PTPP Raih Nilai Kontrak Rp 32 T

JawaPos.com – PT PP (Persero) Tbk melakukan prosesi topping off Proyek Social Security (SS) Tower di Jakarta pada Kamis (18/10). Perseroan selaku kontraktor sekaligus pemilik proyek tersebut melalui PT Sinergi Investasi Properti optimistis dapat menyelesaikan pekerjaan pembangunan proyek Social Security Tower selama 21 bulan terhitung sejak Juli 2017 dan ditargetkan selesai pada Maret 2019.

Proyek yang berlokasi di kawasan Kuningan Jakarta tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp 480 miliar. SS Tower merupakan gedung perkantoran dengan jumlah lantai 33 (tiga puluh tiga) lantai.

Proyek Social Security Tower merupakan proyek investasi yang dimiliki oleh PT Sinergi Investasi Properti yang kepemilikannya terdiri dari BPJS Ketenagakerjaan dan PT PP (Persero) Tbk. Dari segi biaya, proyek tersebut menelan biaya investasi hingga Rp 546 miliar bersumber pendanaan berasal dari modal perusahaan dan pinjaman perbankan.

Sementara itu, Perseroan berhasil membukukan nilai kontrak baru sebesar Rp 32,45 triliun sampai akhir September 2018. Pencapaian tersebut mencerminkan pertumbuhan kontrak baru sebesar 1,5 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya (YoY) sebesar Rp 31,96 triliun.

“Sampai dengan September 2018 ini, Perseroan berhasil merealisasikan perolehan kontrak baru sebesar 66 persen dari total target yang ditetapkan oleh Manajemen Perseroan, yaitu sebesar Rp 49 triliun di 2018. Perseroan optimistis dapat meraih sisa kontrak baru terhadap target yang telah ditetapkan dalam waktu tiga bulan ini,” ujar Direktur Utama PTPP Lukman Hidayat di Jakarta, Jumat (19/10).

Pencapaian kontrak baru sebesar Rp 32,45 triliun tersebut terdiri dari kontrak baru Induk Perseroan sebesar Rp 26,51 triliun (81,72 persen) dan anak perusahaan sebesar Rp 5,93 triliun (18,28 persen). Beberapa proyek yang berhasil diraih Perseroan hingga September 2018, antara lain Bandara Kulon Progo sebesar Rp 5,58 triliun, Makassar New Port Tahap IB dan IC Rp 2,49 triliun, Nipa Tank Terminal Phase 2 Rp 1,53 triliun, Perluasan Apron Bandara Ngura Rai Rp 1,36 triliun, Scatered Duel Fuel Engine MPP 120 MW Paket 1 Rp 1,23 triliun, Scatered Duel Fuel Engine MPP 120 MW Paket 2 Rp 1,06 triliun, Dermaga Patimban Subang sebesar Rp 1,02 triliun, Pertamina Warehouse Rp 933 miliar, Hotel Mandalika Paramount Rp 850 miliar, Runway 3 Bandara Soekarno Hatta Section 1 Rp 726 miliar.

Sampai dengan September 2018, perolehan kontrak baru Perseroan didominasi dari proyek BUMN sebesar Rp 17,12 triliun atau 52,78 persen, disusul oleh proyek Swasta sebesar Rp 11,05 triliun atau 34,05 persen dan proyek APBN/Pemerintah sebesar Rp 4,27 triliun atau 13,17 persen dari total perolehan kontrak baru.

Sedangkan, perolehan kontrak baru berdasarkan jenis atau tipe pekerjaan, yaitu Gedung sebesar 41,14 persen, Airport sebesar 18,66 persen, Jalan & Jembatan sebesar 12,24 persen, Port sebesar 10,87 persen, Power Plant sebesar 7,50 persen, Oil & Gas sebesar 4,73 persen dan sisanya dikontribusi oleh industri sebesar 2,66 persen, DAM 1,93 persen dan Kereta Api sebesar 0,27 persen.

(srs/JPC)

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Beroperasi Akhir 2018, Tol Ini Tahan Gempa Hingga Ribuan Tahun

JawaPos.com – Pembangunan Tol Semarang-Solo Ruas Salatiga-Kartasura sepanjang 32 kilometer (km) menunjukkan progress positif. Untuk tahap konstruksinya telah mencapai 91,5 persen dan pembebasan lahan telah mencapai 98,8 persen.

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Desi Arryani mengatakan ruas tol Salatiga-Kartasura siap dioperasikan akhir tahun ini. Namun, selain mengejar target penyelesaian, Desi juga menambahkan pengerjaan harus dilakukan dengan cermat.

“Walaupun dikejar target, namun pengerjaan proyek ini harus dilakukan dengan penuh hati-hati, perhatikan unsur-unsur keselamatan kerja,” ujar Desi dalam keterangannya, Kamis (18/10).

Direktur Utama PT JSN David Wijayatno menjelaskan jembatan Kali Kenteng akan selesai pada akhir November 2018. Saat ini, progres pengerjaannya masuk pada tahap akhir, yaitu pemasangan 12 buah girder.

“Jembatan Kali Kenteng sempat terkendala karena adanya perubahan desain,” imbuhnya.

Pada awalnya, pihaknya hanya menggunakan konstruksi tahan gempa yang kemampuannya ratusan tahun. Saat ini, perseroan telah menggunakan materi konstruksi dengan kekuatan tahan gempa sampai dengan seribu tahun. Hal ini dilakukan untuk memitigasi risiko terhadap jembatan dengan ketinggian 39,5 meter ini.

“Kami optimis, Tol Semarang-Solo Ruas Salatiga-Kartasura dapat diselesaikan dan diserahkan kepada PT Trans Marga Jateng (PT TMJ) selaku pemilik hak konsesi jalan tol pada Desember 2018 untuk dioperasikan,” pungkasnya.

(mys/JPC)

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Properti Melambat, Developer Ini Malah Jual 10 Unit Rumah Super Mewah

JawaPos.com – Berkolaborasi dengan Keppel Land Limited, PT Metropolitan Land Tbk akan membangun fase ketiga The Riviera yang berlokasi di Tangerang. Dari 151 unit rumah yang akan dipasarkan, ada sebanyak 10 unit eksklusif yang dijual sangat terbatas.

Sales Manager The Riviera Fanly K menerangkan, 10 unit ini merupakan private cluster yang berdiri di atas tanah seluas 0,5 hektare. Harga jualnya mulai dari Rp 10 miliar per unit.

Dia menerangkan, satu unit rumah akan dibangun berpasangan dengan satu unit rumah lainnya. Nantinya, private cluster ini akan memiliki pintu gerbang sendiri dengan sistem keamanan dua kali lipat.

“Tipe D memiliki luas bangunan 253 meter persegi dan luas tanah mulai dari 256 meter persegi,” jelasnya di Hotel Pullman, Jakarta, Kamis (18/10).

Head of Residential Supardi Ang mengatakan konsep private cluster ini dibangun karena memang ada demand-nya. Meskipun ia juga mengetahui bahwa sektor properti kelas menengah sedang mengalami perlambatan.

“Saat membangun fase satu dan fase tiga juga sudah ada beberapa yang tanya (private cluster), tapi saat itu kami belum dapat menyediakan,” tuturnya.

Senada dengan Supardi, Direktur Metland Olivia Surodjo juga mengatakan bahwa pasar properti kelas atas masih tetap ada kendati tengah melambat. Artinya, ia percaya bahwa unit private masih memiliki pasar.

“Ya kalau enggak ada pasarnya kita enggak akan bangun dong. Tapi memang menjual yang kelas atas itu treatment-nya berbeda, jadi tidak bisa cepat (lakunya),” ujar dia.

Begitupun dengan pasar kelas menengah atas, meski saat ini tren suku bunga sedang naik namun bank masih akan tetap menahan laju kenaikan suku bunga KPR. Alasannya suku bunga KPR masih lebih solid dibandingkan dengan sektor lain.

“Bank masih kejar portofolio mereka sampai akhir tahun. Mereka masih tahan subung di KPR karena lebih aman dibanding kredit-kredit lain,” tuturnya.

Lagipula, kata dia, kalau memang naik secara tenornya pun akan diperpanjang, sehingga secara cicilan tidak akan terlalu besar.

(ce1/uji/JPC)

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Investasi Menguntungkan Apartemen Mewah di CBD Melbourne Australia

JawaPos.com – Dibangun di kota paling layak huni di dunia, hunian ala hotel bintang 5 ini memiliki 2 gedung apartemen yang berpotensi besar menjadi hunian bernilai investasi tinggi di tengah kota. Tak heran jika proyek terbaru Brady Group ini telah terjual lebih dari 70 persen.

Kemudahan cara pembayaran dan keuntungan membeli property di Melbourne membuat hunian mewah ini semakin dilirik investor. Direktur Brady Group Indonesia, Midli Christin, mengatakan properti di Melbourne sangat diminati karena status kepemilikannya freehold (hak milik) dan juga sistem pembayaran yang ringan. Pembeli hanya perlu membayar 10% dan tidak ada lagi cicilan atau biaya apapun sampai bangunan siap huni. Brady Group sebagai pengembang terbesar dan berpengalaman selama lebih dari 35 tahun, telah melirik pasar Indonesia sejak 1998.

Terletak di jantung kota Melbourne yang menjanjikan hidup yang berkualitas dengan fasilitas dan pendidikan yang bermutu internasional di sekelilingnya seperti RMIT University, Melbourne University, William Angliss dan Victoria University. Gedung apartemen yang diberi nama 380 Melbourne ini terletak di jalan Lonsdale yang berdekatan dengan jalan Elizabeth adalah jalan utama seramai Orchard Road Singapura. 380 Melbourne memiliki akses transportasi umum seperti trem dan kereta api di depan gedung.

Investasi Menguntungkan Apartemen Mewah di CBD Melbourne AustraliaIlustrasi interior 380 Melbourne (Brady Properti for JawaPos.com)

Beberapa pusat perbelanjaan seperti Melbourne Central, Emporium Mall, Chinatown serta Queen Victoria Market juga berjarak sangat dekat dengan hunian eksklusif ini.

Apartemen ini juga dirancang oleh arsitek ternama dunia, Elenberg Fraser, berkonsep double bay window yang diklaim berfungsi untuk menghemat energi dan mampu meredam udara sangat panas dan dingin serta melancarkan sirkulasi angin. Selain itu, apartemen ini juga dilengkapi butik hotel eropa berbintang 5.

Fasilitas apartemen 380 Melbourne sangat lengkap, ada kolam renang air hangat dalam ruangan, sauna, spa, ruang pertemuan, bioskop, gym, ruang karaoke dan rooftop garden dengan bbq area. Keuntungan lainnya bagi investor, biaya maintenance di gedung Brady Group lebih rendah daripada apartemen lain yang memiliki fasilitas lebih sedikit, sehingga memberikan keuntungan investasi lebih besar.

Brady Group yang telah mendapatkan penghargaan Excellence in High Rise Apartment Building 2017 untuk proyek Vision Apartment dari Master Builders tahun lalu, akan menjadikan Apartemen 380 Melbourne ini icon gedung tinggi di Melbourne dengan interior dan exterior mewah.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai apartemen 380 Melbourne, hubungi (021) 574 0008 atau klik situs www.brady.co.id. Selain itu, anda juga bisa mengunjungi langsung Official Sales Office Brady Group di Wisma GKBI lantai 37 unit 3703, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 28 Jakarta.

(adv/JPC)

Respons Meikarta Saat KPK Bongkar Dugaan Kasus Suap Terkait Perizinan

JawaPos.com – Pengembang PT Mahkota Sentosa Utama (PT MSU) yang mengerjakan hunian mega proyek Meikarta merespons pemberitaan terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK terhadap pada aparat Pemda Kabupaten Bekasi yang melibatkan proyek properti terkait suap izin properti.

Kuasa Hukum PT MSU Denny Indrayana menegaskan menjunjung tinggi prinsip good corporate governance dan antikorupsi, sehingga telah dan terus berkomitmen menolak praktik-praktik korupsi, termasuk suap dalam berbisnis.

“Meskipun KPK baru menyatakan dugaan, kami sudah sangat terkejut dan amat menyesalkan kejadian tersebut,” ujarnya kepada JawaPos.com, Selasa (16/10).

Respons Meikarta Saat KPK Bongkar Dugaan Kasus Suap Terkait PerizinanDirektur Operasional Lippo Grup, Billy Sindoro keluar dari ruang penyidik mengenakan rompi oranye setelah menjalani pemeriksaan di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Selasa (16/10). (FEDRIK TARIGAN/JAWA POS)

Denny menjelaskan, langkah pertama pihaknya langsung melakukan investigasi internal yang independen dan obyektif untuk mengetahui apa sebenarnya fakta yang terjadi.

“Dalam hal memang ada penyimpangan atas prinsip antikorupsi yang menjadi kebijakan perusahaan, maka PT MSU tidak akan mentolerir, dan kami tidak akan segan-segan untuk memberikan sanksi dan tindakan tegas kepada oknum yang melakukan penyimpangan tersebut, sesuai ketentuan hukum kepegawaian yang berlaku,” tuturnya.

Selanjutnya, kata dia, pihaknya juga menegaskan, bahwa perusahaan menghormati dan akan mendukung penuh proses hukum di KPK, serta akan bertindak kooperatif membantu kerja KPK untuk mengungkap tuntas kasus dugaan suap tersebut.

(mys/JPC)

Tiru Gaya Hidup Masyarakat Jepang, Milenial Tinggal di Apartemen

JawaPos.com – Milenial saat ini lebih suka dengan gaya hidup serba cepat dan modern. Hal itu ditunjukkan dengan gaya hidup mereka yang memilih tinggal di rumah vertikal atau apartemen. Alasanya supaya mereka lebih cepat menjangkau perkotaan, pusat belanja, bisa berkumpul dengan teman-teman, serta komunitas.

Ketika tinggal di apartemen, mereka lebih memilih tipe studio atau mini studio. Selain ukurannya tidak terlalu besar, tipe ini sangat sesuai dengan kebiasaan mahasiswa yang suka berbagi teman sekamar (sharing) untuk menghuni apartemen bersama.

Tinggal di permukiman vertikal ini semakin dimudahkannya sewa atau Kredit Pemilikan Apartemen. Kemudahan ini pun membuat apartemen yang berada di dekat stasiun laris manis. Gaya hidup seperti ini disebut sebagai warga komuter.

Tiru Gaya Hidup Masyarakat Jepang, Milenial Tinggal di ApartemenTOL adalah salah satu konsep tempat tinggal yang terpadu dengan moda transportasi masal. (Agus Wahyudi/Jawa Pos)

“Generasi milenial suka hidup yang nyaman. Mereka sekarang bukan hanya lihat investasi tapi juga akan menggunakan hunian yang mereka tempati untuk memanjakan gaya hidup,” kata Komisaris PT Hutama Anugrah Propertindo Pingki Elka Pangestu, baru-baru ini.

Menurut Pingki, gaya hidup milenial di apartemen bisa memenuhi banyak kebutuhan entertainment (hiburan). Dengan dilengkapi kebutuhan One Stop Shopping di sekitar apartemen, membuat anak muda lebih mudah menjalani kehidupannya. “Rumah adalah salah satu kelengkapan dari gaya hidup anak muda,” ungkapnya.

Gaya hidup seperti hampir sama dengan di Jepang. Di sana, semua aktivitas dilakukan dengan moda transportasi kereta, sehingga semuanya bisa dijangkau dengan lebih cepat.

Di Indonesia, salah satu apartemen yang dekat dengan stasiun atau menggunakan konsep Transport Oriented Living (TOL), yakninya Serpong Garden Apartment. TOL yakni suatu evolusi dari seluruh desain yang mengacu pada peningkatan kualitas hidup yang saling terintegrasi, sehingga diharapkan menciptakan harmoni yang lebih baik. Indonesia kondisi itu baru terdapat di kawasan Cisauk.

“Cisauk nantinya akan menjadi intermoda terpadu, setelah Serpong Garden Apartment selesai dibangun,” tegas Pingki.

(ika/JPC)

Bank Mega Berikan Kredit Buat Jalan Tol Pekanbaru-Dumai Rp 12,3 T

JawaPos.com – PT Bank Mega Tbk memberikan fasilitas kredit kepada PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) sebesar Rp 12,3 triliun yang akan diperuntukkan membangun Jalan Tol Trans Sumatera Ruas Pekanbaru – Dumai sepanjang 131 km. Penandatanganan Pemberian Fasilitas Kredit tersebut dilakukan oleh Direktur Utama Bank Mega Kostaman Thayib dan Direktur Utama Hutama Karya Bintang Perbowo sebagai bagian dari acara Indonesia Investment Forum 2018 di Bali, Jum’at (12/10) kemarin.

Pemberian fasilitas kredit tersebut diberikan secara integrated dengan 3 term loan yaitu pinjaman untuk pembangunan jalan, pinjaman berupa Interest During Construction (IDC) dan Cash Deficiency Support (CDS) dengan total sekitar Rp12,25 triliun. Adapun jangka waktu pembiayaan untuk term loan 1 dan 2 selama 15 tahun, sementara untuk Cash Deficiency Support (CDS) hingga 20 tahun.

Bank Mega sebagai salah satu bank swasta nasional di tanah air merasa bangga mendapatkan kepercayaan sebagai mitra pemerintah dalam membangun infrastruktur di tanah air.

“Pembiayaan Proyek Tol Trans Sumatera Ruas Pekanbaru – Dumai secara bilateral dari Bank Mega kepada Hutama Karya merupakan wujud nyata dukungan dan kontribusi terhadap pemerintah terutama dalam hal program percepatan sarana infrastruktur yang merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional,” jelas Kostaman.

Direktur Keuangan Hutama Karya, Anis Anjayani, mengatakan bahwa penandatanganan Perjanjian Kredit ini menunjukkan dukungan berbagai pihak, baik itu BUMN maupun swasta berskala nasional dan internasional terhadap pogram pemerintah untuk percepatan pembangunan infrastruktur di Indonesia, khususnya Jalan Tol Trans Sumatera.

Dia pun menjelaskan bahwa keberadaan Jalan Tol Trans Sumatera ini dapat memberikan manfaat yang cukup besar bagi transportasi logistik dan mobilitas masyarakat di wilayah Pulau Sumatera.

Hal ini dikarenakan semakin singkatnya waktu tempuh perjalanan yang akan membantu menurunkan biaya logistik produk unggulan serta hasil bumi sehingga sumber daya tersebut dapat terdistribusi dengan baik dengan waktu yang cepat disertai biaya yang terjangkau.

“Waktu tempuh dari Bakauheni ke Terbanggi Besar bisa mencapai 4 jam jika melalui jalan nasional. Namun jika lewat tol hanya membutuhkan 1,5 jam saja. Begitu pula perjalanan dari Palembang ke Indralaya yang awalnya 2 jam, sekarang hanya butuh 20 menit saja lewat tol. Ini tentu akan sangat menghemat waktu mobilitas orang dan barang di sana,” katanya.

(uji/JPC)

Menteri PUPR Jajaki Pembangunan Jalan Baru Mengwitani-Singaraja

JawaPos.com – Skema pembiayaan infrastruktur melalui Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU) terus berkembang dalam 10 tahun terakhir dan telah menunjukan manfaatnya dalam penyediaan infrastruktur mengejar ketertinggalan dari negara-negara tetangga.

Hal ini juga jadi bahasan penting pada penyelenggaraan IMF-World Bank Annual Meeting 2018 di Nusa Dua, Bali. Usai membuka Indonesia Investment Forum dengan tema ‘A New Paradigm in Infrastructure Financing’, Menteri Basuki melakukan kunjungan ke lokasi pembangunan jalan baru yang berada di ruas jalan Mengwitani-Singaraja.

Ruas ini merupakan akses menuju kawasan wisata Bedugul seperti Kebun Raya Eka Praya, Danau Beratan, Danau Buyan, Danau Tamblingan dan wisata Singaraja seperti Pantai Lovina.

“Sebagai destinasi wisata dunia, perbaikan kondisi jalan secara bertahap dilakukan Kementerian PUPR. Disamping itu kehadiran jalan baru ini akan meningkatkan konektivitas antara Bali bagian Selatan dan Utara. Dampaknya diharapkan ekonomi di Bali Utara bisa lebih berkembang sebagaiman Bali bagian Selatan,” kata Basuki.

Pembangunan jalan baru juga dibutuhkan untuk mendukung rencana pembangunan bandara baru di utara Bali. Kondisi eksisting ruas jalan ini dengan lebar bervariasi maksimum 7 meter dan banyak tikungan tajam dan tanjakan dengan tingkat kelandaian 8-12 persen.

Jalan yang diapit oleh lereng dan bukit curam tidak memungkinkan untuk dilakukan pelebaran sehingga dilakukan pembangunan jalan baru yang lebih aman dan nyaman dilintasi. Hal ini karena geometrik jalan baru memiliki tingkat kelandaian 8 persen dan menghilangkan tikungan tajam.

Lokasi pertama yang dikunjungi adalah seksi 3 & 4 yang saat ini masih dalam tahap pengadaan lahan oleh Pemerintah Kabupaten Buleleng. Trase jalan baru dengan panjang 1,9 Km sebagian akan berada disisi Danau Beratan dengan konstruksi layang sepanjang 210 meter.

Jalan baru akan memotong ruas jalan Mengwitani-Singaraja sehingga menghindarkan pengguna jalan dari titik-titik tikungan tajam dan tanjakan curam sepanjang 2,4 Km. Dengan demikian, kecepatan rata-rata kendaraan bisa meningkat dari semula 20 km per jam di jalan eksisting menjadi 40-60 km per jam di jalan baru.

Waktu tempuh juga lebih singkat dari semula 7 menit menjadi 2 menit. Konstruksi ditargetkan akan dimulai pada 2019 untuk seksi 3, dengan total biaya seksi 3 & 4 sebesar Rp 169,9 miliar.

Lokasi kedua yang dikunjungi yakni seksi 5 & 6 sepanjang 1,9 Km yang akan dimulai konstruksinya tahun 2018. Pembangunan jalan baru seksi 5 & 6 juga akan mempersingkat waktu tempuh dari 6 menit jalan menjadi 3 menit. Lelang sudah selesai dan akan dilakukan penandatangan kontrak minggu depan dengan nilai kontrak Rp 140,6 miliar.

Turut mendampingi Menteri Basuki, yakni Direktur Jalan Bebas Hambatan, Perkotaan dan Fasilitasi Jalan Daerah Hedy Rahadian, Kepala Biro Komunikasi Publik Endra S. Atmawidjaja, dan Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VIII Jatim-Bali Ketut Darmawahana.

(uji/JPC)

PT Modern Industrial Estat Kembangkan Kawasan Industri Halal di Serang

JawaPos.com – Pengembang kawasan industri PT Modern Industrial Estat membangun Modern Halal Valley, sebuah cluster industri halal yang terintegrasi pertama di Indonesia di atas lahan seluas 500 hektare. Berlokasi di ModernCikande Industrial Estate (MCIE) di Cikande, Serang, Banten, cluster ini akan dikembangkan menjadi Halal Intregrated Supply Chain, yang didalamnya mencakup Standard Factory Building, Industrial Land, dan Logistic Park.

”ModernCikande Industrial Estate ingin berpartisipasi membangun ekosistem halal yang lengkap untuk makanan halal dan industri terkait,” ujar Pascall Wilson, Direktur Utama PT Modern Industrial Estat dalam keterangannya di Serang, Rabu (11/10).

Kawasan indutri yang dikembangkan anak usaha PT Modernland Realty Tbk ini menyediakan berbagai kebutuhan penunjang bagi ekosistem halal yang lengkap untuk produksi halal yang efisien serta pendistribusian domestik dan ekspor ke pasar internasional.

“Zona industri halal yang kami kembangkan memiliki infrastruktur dan fasilitas yang menunjang manajemen dan distribusi halal, baik untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun pasar internasional,” ujar Pascall.

Nantinya, cluster industri halal yang terintegrasi di ModernCikande Industrial Estate akan didukung fasilitas infrastruktur modern yang terintegrasi serta memiliki akses pada jaringan pasar halal global.

Kawasan ini juga akan menyediakan jasa layanan yang membantu dan memberi informasi kepada investor asing terkait semua hal tentang investasi di Indonesia.

Langkah awal yang akan dilakukan oleh Modern Halal Valley adalah pembangunan laboratorium halal yang akan diikuti oleh uji fungsi, set up ruangan, pelatihan, dan pendukung operasional lainnya. Dengan adanya laboratorium halal ini, tentunya akan memudahkan proses sertifikasi halal yang diperlukan, baik industri skala besar, maupun kecil menengah (UKM).

Lebih lanjut, Modern Halal Valley ini ke depannya akan menjadi hub bagi Indonesia sebagai pelaku industri halal dunia, yang berperan sebagai pintu keluar masuk produk-produk halal berskala internasional.

“Kami optimis zona industri halal di ModernCikande Industrial Estate akan diminati karena ModernCikande Industrial Estate memiliki banyak keunggulan yang diperlukan oleh investor dan pelaku industri,” ujar Pascall.

Indonesia adalah negara dengan konsumen terbesar produk makanan halal dunia dengan nilai ekonomi mencapai USD 197 miliar, disusul Turki yang mencapai USD 100 miliar.

Untuk tahap pertama, Modern Halal Valley akan mengembangkan kawasan zona logistik halal internasional yang dibagi dalam beberapa sektor, mulai dari pusat distribusi nasional, kompleks ruang pendingin, dan berbagai sektor lainnya.

Saat ini, dari total lahan 3.175 hektare, luas lahan yang telah dikembangkan di ModernCikande Industrial Estate mencapai 40 persen. Lebih dari 250 perusahaan baik lokal maupun multinasional dari berbagai ragam jenis usaha telah mengembangkan industrinya di sini.

(ask/JPC)

Bayar Rp 10 Juta, Berpotensi Punya Apartemen di Australia

JawaPos.com – Industri properti saat ini tengah menjadi primadona di dunia. Perusahaan properti di dunia mulai berlomba-lomba membangun proyek rumah tapak maupun apartemen mewah, salah satunya, Crown Group Indonesia.

Perusahaan properti yang berbasis di Sydney, Australia tengah menggarap proyek Mastery by Crown Group. Proyek ini adalah hasil kolaborasi antara arsitek asal Jepang, Kengo Kuma dengan Koichi Takada Architects serta Silvester Fuller di kawasan Waterloo, Sydney.

Rencana pembangunan yang berlokasi di 48 O’Dea Avenue Waterloo tersebut akan terdiri sekitar 374 unit apartemen mewah di lima menara hunian, dimana masing-masing menara terdiri dari 5 hingga 21 lantai.

Senior Property Consultant Crown Group Indonesia, Reiza Arief, mengatakan proyek tersebut bakal diluncurkan pada November 2018. Dalam peluncuran tersebut, para pembeli yang ingin memiliki unit apartemen tersebut hanya membayar Rp 10 juta.

“Dana Rp 10 juta itu bisa disebut uang tanda jadi atau booking fee. Pembeli bisa pilih unit mulai dari 48 meter persehi hingga 180 meter persegi,” kata Reiza di Jakarta, Senin (8/10).

Setelah memilih unit, lanjutnya, pembeli diminta untuk menandatangani kontrak pembelian. Kemudian, pembeli diwajibkan membayar uang muka sebesar 10 persen dari harga unitnya.

“Namun, untuk daftar harga unitnya baru akan kami informasikan pada saat peluncuran,” tegas Pria lulusan Monash University, Melbourne.

Dalam penjualan proyek ini, kata Reiza, Crown Group menggandeng sekitar 32 agen properti nasional di Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, Makassar hingga Papua. Selain itu, Crown Group juga memasarkan Mastery by Crown Group melalui agen properti internasional dari berbagai negara seperti Taiwan, Hong Kong, Singapura dan Amerika Serikat.

Reiza menambahkan proyek ini ditargetkan rampung pada Kuartal III-2021 mendatang. Nilai proyek ini diperkirakan dikisaran Rp 4-5 triliun.

Sementara itu, Head of Major Project Sales Crown Group Indonesia Herman Suwito mengatakan saat ini Crown Group berencana untuk melakukan ekspansi bisnis ke luar Sydney. Rencananya, Crown Group bakal membangun apartemen di Brisbane, Melbourne, hingga Los Angeles, Amerika Serikat.

“Untuk Brisbane dan Melbourne sedang kita jajaki. Sementara tahun depan, kita akan membangun proyek pertama kami di Indonesia berkonsep waterfront di kawasan Ancol, Jakarta Utara,” kata Herman.

(srs/JPC)